Kamis, 12 November 2009

.............

kaset dan rekaman cerita
Tidak adil rasanya membeli buku tanpa membacanya… gumamku suatu malam ketika duduk di meja kerja sambil menatap deretan koleksi buku miliku yang diantaranya masih baru dan masih di segel. Sebelum memutuskan buku mana yang akan aku baca, mataku terpaku melihat beberapa kaset yang terletak di atas deretan buku. Aku ambil semuanya, kuperhatikan semua kaset itu dan pikiranku melayang mengingat kapan dan dimana kudapatkan semua kaset itu. The business, modulus band, slank minoritas, orkes sinten remen dan pesta alternative. Aku ingat semuanya, kaset orkes sinten remen itu milik ziah yang dibawanya dari jogja dan kaset sisanya adalah hasil perburuanku sentra kaset dan buku bekas di jalan dewi sartika bersama anata syah fitri siregar, yang saat itu adalah kekasihku. Aku ingat bagaimana cerita saat mendapatkan semua kaset itu, benar-benar ingat.
Cukup sudah agenda romantisme-nya, aku ambil kaset pesta alternative yang sampulnya berwarna kuning itu. aku perhatikan gambar-gambar di cover itu, judul-judul lagu dan nama band yang ada dalam kaset kompilasi itu dan sangat besar keinginanku untuk mendengarkan kembali lagu-lagu yang pernah hits tiga belas tahun lalu itu, hanya saja tidak bisa aku wujudkan karena aku tidak memiliki lagi piranti pemutar kaset. Akh… betapa bodohnya aku, bukankah sekarang ini era digital dan era informasi tanpa batas?, internet diwakili paman google mungkin punya solusi untuk hasratku ini. segera ku sambungkan computer jingjingku ke jaringan internet, masuk ke beranda paman google dan kumulai mengetik kata kunci yang kuyakini akan mempertemukanku dengan yang dimaksud. Tidak salah kalau di dunia maya aku dapat julukan raja download nggak pernah upload, dalam hitungan menit beberapa lagu dari kompilasi pesta alternative format digital mp3 sudah kudapatkan, langsung mainkan dan biarkan lagu berjudul nananana, amburadul, sendiri, makara dan fenomen itu bercerita tentang masa dimana lagu-lagu itu adalah lagu tema hari yang kulalui.
Kembali ke romantisme, aku ingin sampaikan terima kasih kepada anata syah fitri siregar yang menemaniku mendapatkan kaset-kaset itu. aku rasa semua kaset itu harus kamu yang simpan.

Tidak ada komentar: